Syabab.Com – Partai Islam Internasional Hizbut Tahrir semakin mempertegas seruannya untuk menegakkan Khilafah dan menegaskan bahwa upaya penghentian pihak otoritas sekuler Palestina tak akan pernah menghentikan usaha penegakkan Khilafah. Hizbut Tahrir kembali menggelar rapat umum dan pawai akbar di berbagai tempat di Tepi Barat, Palestina, usai sholat Jumat, 23/07/2010, mulai dari Masjid Al-Aqsa, Al-Quds, Hebron, Tulkarim hingga Betlehem. Tak ada satu pun bendera ‘hijau merah’ kebangsaan nasionalisme Palestina. Yang ada hanyalah bendera hitam dan putih yang masing-masing bertuliskan kalimat tauhid. Itulah bendera liwa dan royah, benderanya Rasulullah Saw. menjulang tinggi di sepanjang bumi Anbiya tersebut, di sepanjang Tepi Barat, Palestina. Ini semakin menunjukkan keinginan kuat kaum Muslim Palestina mendirikan Khilafah yang akan membebaskan tanah mereka dan negeri muslim lainnya. Kantor Media Hizbut Tahrir di Palestina menyatakan bahwa semua pawai dan masirah terjadi di kota-kota dan desa di Tepi Barat, termasuk Masjid Al-Aqsa, telah berhasil menyampaikan kata-kata dan menaikkan bendera Rasulullah Saw, liwa dan royah, dan gema seruan penegakkan Khilafah. Seperti disampaikan sebelumnya oleh Biro Informasi Partai, setelah adanya upaya penggagagalan konferensi khilafah di Ramalah, “Kami menegaskan bahwa tindakan-tindakan represif tidak akan pernah mencegah kami untuk mengemban dakwah, dan kami akan melanjutkan kegiatan kami dan kami akan berpacu dengan waktu untuk menegakkan kalimat haq.” Ditegaskan pula, bahwa berbagai kegiatan pada saat moment mengenang keruntuhan Khilafah tersebut, di mana pun, merupakan hak dan kewajiban yang sah sebagai ketaatan mereka terhadap perintah Allah Swt., Sang pemilik langit dan bumi. “Insya Allah, kami akan mengumumkan pada waktu yang tepat untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menetapkan hak kami untuk ini.” Sumber itu menambahkan bahwa aksi unjuk rasa dan pawai dimulai setelah Sholat Jumat di Masjid Al-Aqsa, di desa-desa Hebron, Nablus, Kalandia, Ramalah, Bir Zeit, Qlaqiliya, Betlehem, Tulkarem, Jenin, Silat, Salfit dan daerah-daerah lainnya di Tepi Barat. Para orator menitikberatkan pidatonya untuk mengungkap tindakan sewenang-wenang dan pidana pihak otoritasi Tepi Barat maupun di Gaza yang telah berupaya mencegah aktivitas Hizbut Tahrir pada hari peringatan penghancuran Khilafah. Mereka menyatakan tidak akan menyerah dari tugasnya untuk meningkatkan suaranya serta mengerahkan segenap potensi mereka, sehingga dakwah hak bergema di seluruh negeri sekalipun menghadapi tantangan dari para penindas. Para pemuda Hizbut Tahrir juga menegaskan kepada otoritas Gaza dan Ramalah yang telah mencegah kegiatan konferensi khilafah, bahwa puluhan aksi masirah digelar hari itu di seluruh negeri. Mereka juga mengingatkan konsekuensi para penguasa, baik Otoritas Gaza maupun Otoritas Tepi Barat atas perbuatan zhalimnya di hadapan Allah Swt. kelak. Disusul Penangkapan dan Penggerebekan Biro informasi juga menyebutkan bahwa pihak keamanan datang ke tempat-tempat pawai untuk mengakhiri aksi unjuk rasa, dan menangkap puluhan pendukung Hizbut Tahrir di tempat pawai dan rumah-rumah. Mereka juga mencoba melanjutkan penggerebekan ke rumah-rumah para pendukung Hizbut Tahrir dan penangkapan di berbagai daerah di Tepi Barat, baik di Qalqiya, Tulkarim, Jenin, Salfit, Ramalah, Hebron, Betlehem dan daerah lainnya. Pihak partai mengutuk keras penangkapan dan penggerebekan tersebut dan menegaskan semuanya itu tidak akan mencegahnya untuk terus melanjutkan dakwah menegakkan Khilafah. Demikianlah, semua ini hanya mengingatkan kepada kita sabda Rasulullah Saw.
«لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ لِعَدُوِّهِمْ قَاهِرِينَ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ إِلاَّ مَا أَصَابَهُمْ مِنْ َلأْوَاءَ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللهِ وَهُمْ كَذَلِكَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ وَأَيْنَ هُمْ قَالَ بِبَيْتِ الْمَقْدِسِ وَأَكْنَافِ بَيْتِ الْمَقْدِسِ» “
” Akan senantiasa ada sekelompok orang dari umatku yang selalu menegakkan kebenaran dan mampu mengalahkan musuh-musuh mereka. Tidak memadaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka, kecuali sekadar kesulitan hidup yang akan menimpa mereka, sampai datang kepada mereka keputusan Allah (Hari Kiamat), sementara mereka tetap dalam keadaan demikian.” Para sahabat bertanya, ”Ya Rasulullah, di manakah mereka berada?” Rasulullah saw. menjawab, “Mereka berada di Baitul Maqdis (al-Quds) dan di sekitar Baitul Maqdis.” “(HR. Ahmad dan ath-Thabrani)
Foto-foto Aksi Hizbut Tahrir di Berbagai Daerah di Palestina
Di Masjid Al-Aqsa (Baitul Maqdis), Al-Quds:






Pawai dari Masjid Zahra, Hebron:


Masirah di Ramalah Barat:


Masirah Pertama di Qalqilya:


Masirah Kedua di Qalqilya:


Pawai di Hebron (Al-Khalil):




Masirah di Salfit:


Masirah di Bethani:


Masirah di Nablus:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar